Piroteknik adalah teknik untuk mengkombinasi beberapa material untuk menghasilkan reaksi kimia berupa panas, nyala api, gas, asap dan suara. Pengertian Alat Piroteknik adalah perangkat yang menggunakan metode piroteknik. Contoh alat piroteknik yaitu kembang api, flare, smoke signal, dll. PT Velasco Indonesia Persada merupakan distributor alat piroteknik untuk kebutuhan kapal dan industri

Untuk kapal, alat piroteknik merupakan salah satu bagian dalam lifesaving equipment. Beberapa alat piroteknik yang digunakan sebagai lifesaving equipment antara lain adalah man over board, red hand flare, rocket parachute signal, smoke signal serta line throwing. Mari kita bahas satu per satu alat tersebut secara singkat.

Man over board atau MOB adalah sebuah alat piroteknik berwarna kuning yang memberikan sinyal dengan asap berwarna oranye. Sinyal yang diberikan MOB menandakan bahwa ada yang terjatuh dari kapal ke laut lepas, sehingga butuh pertolongan. Sinyal ini juga menandakan lokasi jatuhnya orang tersebut. MOB biasanya diikat bersamaan dengan life buoy sehingga saat terlihat ada orang yang terjatuh dari kapal, maka life buoy beserta MOB dilemparkan untuk memberi sinyal sekaligus memberi life buoy untuk awak kapal yang terjatuh di laut sebagai pertolongan pertama.

Red hand flare adalah alat pemberi sinyal pertolongan yang bereaksi dengan mengeluarkan flare apiĀ  berwarna merah menyala. Alat ini wajib ada pada setiap kapal, setiap sekoci serta life raft, untuk memberikan sinyal bantuan serta menunjukkan posisi sekoci kepada kapal terdekat atau pesawat penolng.

Rocket parachute signal juga memiliki fungsi yang sama dengan red hand flare, yaitu sebagai pemberi sinyal bahaya dan menunjukkan posisi yang membutuhkan pertolongan. Namun bedanya rocket parachute signal bereaksi dengan sebuah nyala api meluncur ke atas seperti roket degan ketinggian tertentu. Diharapkan dengan dengan sinyal ini akan dapat dengan mudah ditemukan oleh kapal di sekitarnya.

Smoke signal memberikan sinyal bahaya berupa asap berwarna oranye. Sinyal ini digunakan pada siang hari, sebab warna oranye lebih mudah dilihat pada siang hari. Sementara pada malam hari lebih cocok menggunakan red hand flare atau rocket parachute signal.

Line throwing merupakan tali panjang yang berfungsi untuk menghubungkan antara kapal atau orang yang sedang dalam bahaya ke kapal yang masih dalam kondisi baik. Diharapkan orang yang berada di tengah laut dapat mengambil tali ini dan dapat mencapai ke kapal dengan selamat. Line throwing memiliki roket yang akan menyala sesaaat dan berfungsi untuk melemparkan tali hingga sejauh 230 meter.