Menjalani ibadah puasa untuk umat muslim adalah hal yang wajib. Tetapi, bagaimana bila Anda mengidap diabetes, haruskah tidak menjalankan puasa? Atau Anda mesti mengatur pola makan agar kadar gula darah tetap terkendali hingga dapat tetap menjalani ibadah puasa seperti biasa.

Diabetes merupakan serangkaian gejala penyakit yang muncul pada seseorang yang diakibatkan oleh terdapatnya kenaikan kadar glukosa darah lantaran menurunnya sekresi insulin yang bisa dilatarbelakangi oleh rusaknya sel beta pankreas dan resistensi insulin.

Bila hormon insulin yang diproduksi oleh sel beta pankreas tak memenuhi untuk merubah glukosa jadi sumber tenaga untuk sel, maka glukosa itu akan tetap ada di dalam darah dan kadar glukosa dalam darah akan naik akhirnya timbul penyakit yang disebut diabetes mellitus (DM) atau Penyakit Kencing Manis.

Penyakit metabolis semisal diabetes jika tak dipelihara atau dilakukan perawatan bisa menyebabkan bermacam-macam komplikasi. Makanya orang yang mengidap diabetes tidak diwajibkan untuk menjalankan puasa. Berpuasa sih  boleh-boleh saja, asal saja gula dalam darahnya telah terkendali secara baik, atau dalam tingkat normal, bila belum normal maka tidak boleh berpuasa dulu.

Untuk pengidap diabetes yang hendak menjalankan puasa supaya melakukan check gula darah secara teratur. Hal itu dikerjakan 2 jam sebelum santap sahur dan 1 jam sebelum berbuka puasa. Tinjauan ini dilakukan menurut keperluan penderita.

Pembatalan puasa dapat dilakukan bila terjadi beberapa tanda hipoglikemia seperti kadarnya di bawah 60 mg/dl, gula darahnya di bawah 70 mg/ dl pada beberapa jam sesudah sahur, terutama pemakai insulin pada saat sahur, gula darahnya di atas 300 mg/dl, dan pada waktu sakit.

Untuk yang sudah menderita penyakit diabetes, mengganti nasi putih dengan mengkonsumsi beras merah bukan jalan keluar yang baik. Yang terpenting dalam menata makanan ialah mengurangi beban glikemik dengan memperbanyak sayur-sayuran sebanyak 50%, protein sebesar 25% dan karbohidrat kompleks serta biji-bijian sebanyak 25% dari porsi makanan.

Selain itu, orang yang menderita diabetes selama puasa mesti menjauhi olahraga yang tergolong berat misalnya olahraga lari sebelum buka. Pasalnya hal ini bisa membuat cairan darah jadi kental lantaran kurangnya cairan dan mengurangi kadar gula darah.