Meskipun keluar sepele, tetapi karpet adalah tidak benar satu perabot rumah tangga yang rentan sekali terkena debu gara-gara letaknya di lantai (dan senantiasa diinjak). Karpet yang tidak terawat akan keluar kusam dan mengganggu estetika ruangan Anda. Selain kusam, karpet yang tidak terawat juga rentan sekali mengandung kuman yang beresiko bagi kesehatan.

Merawat Karpet

Merawat karpet sebenarnya susah-susah-gampang, oleh gara-gara itu banyak orang seringkali menyepelekan perawatan karpet itu sendiri. Berikut ini adalah berasal dari satu} tips yang sanggup Anda jalankan untuk menjaga karpet yang paling disayangi Anda di rumah:

Hindarkan dari cahaya matahari
Jangan biarkan cahaya matahari langsung perihal karpet Anda, gara-gara sanggup memicu warna karpet cepat memudar. Jika tidak memungkinkan, Anda sanggup menggunakan tirai untuk menghambat cahaya matahari, yang sanggup mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk.

Bersihkan karpet secara rutin
Membersihkan karpet adalah hal penting yang mesti Anda jalankan secara rutin untuk menjaga karpet Anda. Paling tidak, Anda mesti membersihkannya dengan vacuum cleaner enam bulan sekali. Hanya saja, vacuum cleaner hanya sanggup bersihkan debu saja. Untuk bagian didalam karpet yang susah dijangkau, Anda sanggup menggunakan jasa cuci karpet atau laundry.

Hindari terjadi di atas karpet dengan kaki telanjang
Banyak orang beranggapan bahwa terjadi di rumah tanpa alas kaki sanggup memicu karpet bersih lebih lama. Namun asumsi itu tidak sepenuhnya benar. Kaki mengeluarkan minyak dan keringat yang sanggup mengotori karpet. Sebaiknya, menggunakan kaus kaki atau slippers selagi terjadi di atas karpet. Anda juga bisa lho menggunakan Jasa Cuci Sofa Jakarta

Ubah posisi karpet secara rutin
Ubah posisi karpet Anda untuk menjaga bagian khusus yang sering terinjak-injak atau bagian khusus yang tidak terpakai. Hal ini akan mengurangi tingkat kerusakan berasal dari satu} karpet akibat pemakaian juga menyebarkan tingkat pemakaian ke semua permukaan karpet.

Gulung kala tidak digunakan
Misalkan karpet di ruang TV, gulunglah terkecuali sedang tidak digunakan. Hal ini untuk menjauhi bagian atas karpet terinjak-injak, dan juga menjaga kebersihan karpet dari debu yang berterbangan di rumah.

Jika Anda tidak memiliki selagi untuk bersihkan dan menjaga karpet Anda, tenang saja. Saat ini banyak jasa pencucian karpet yang sanggup menjemput dan mengantar karpet Anda sehabis dibersihkan. Jadi, Anda tinggal duduk manis di rumah dan karpet Anda pun senantiasa terawat!

Meski menjaga karpet sebenarnya tidak sanggup di katakan mudah, tetapi Anda tidak mesti khawatir, ikuti tips bagaimana menjaga karpet di rumah kamu sehingga senantiasa cantik, awet, bersih dan nyaman:

1. Lakukan penyedotan debu pada karpet setidaknya dua kali seminggu. Seperti yang udah dipaparkan di atas, karpet adalah lahan nyaman untuk sarang kuman. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada permukaan karpet dengan vacuum cleaner.

2. Jangan terlampau sering mencucinya gara-gara warna karpet sanggup cepat memudar. Cuci karpet enam bulan sekali untuk menyingkirkan jamur yang menempel. Anda sanggup menggunakan jasa dry cleaning untuk mempermudah sistem pencucian. Namun, terkecuali Anda ingin mencucinya sendiri, menggunakan deterjen khusus karpet. Jangan menyikat permukaan karpet dengan keras gara-gara sanggup mengakibatkan kerusakan bulu-bulu yang menempel pada karpet. Terakhir, jangan merendam karpet gara-gara akan memicu sistem pengeringan menjadi lebih lama, dan sanggup mengakibatkan bau tidak sedap atau bau apak pada karpet.

3. Ubah tata letak karpet setidaknya satu minggu sekali. Hal ini sebenarnya lumayan merepotkan gara-gara Anda mesti menggeser meja dan sofa yang berada di ruang tamu. Namun, terkecuali Anda tidak pernah mengubah tata letak karpet, Anda akan kaget dengan banyaknya debu dan jamur yang menempel di bawah permukaan karpet kala menentukan untuk mencucinya. Jika anda anda kesusahan dalam membersihkan sofa, hubungi Cuci Karpet

4. Segera bersihkan permukaan karpet terkecuali ditemukan nodam gara-gara noda pada karpet sanggup mengakibatkan kerusakan kesan estetis pada karpet. Jadi terkecuali karpet Ana terkena noda, gunakalah air biasa and kain lap yang memiliki daya serap tinggi dan usaplah permukaan karpet yang terkena noda tersebut dengan ikuti alu benang karpet, jangan berlawanan arah.

5. Jika karpet Anda berbau apek, Anda sanggup mengatasinya dengan memercikkan sedikit baking soda ke atas permukaan karpet. Diamkan sepanjang 30 menir selanjutnya bersihkan.

  • Sering Dibersihkan. Karpet mesti sering dibersihkan menggunakan penyedot debu/vacuum cleaner, terutama terkecuali Anda baru saja menempatkan karpet. Meski kelihatan bersih, serat-serat pada karpet sanggup tercampur dengan debu dan kotoran. Jika dibiarkan terlampau lama, kotoran akan menumpuk. Selain tidak baik untuk kesehatan, kotoran yang menumpuk juga akan lebih cepat mengakibatkan kerusakan karpet.
  • Jangan Berjalan di Atas Karpet dengan Kaki Telanjang. Banyak orang beranggapan bahwa terjadi di rumah tanpa alas kaki sanggup memicu karpet bersih lebih lama. Namun, asumsi itu tak sepenuhnya benar. Kaki mengeluarkan keringat dan minyak. Saat bersentuhan dengan karpet, minyak dan keringat menempel pada karpet sehingga memicu debu dan kotoran enteng melekat. Sebaiknya memakai kaus kaki atau slippers selagi terjadi di atas karpet.
  • Hindari Mencuci Karpet dengan Sabun. Sebaiknya jangan cuci karpet Anda dengan deterjen atau cairan pembersih yang mengandung sabun. Busa yang dihasilkan sabun akan meninggalkan sisa-sisa residu yang justru akan mengikat lebih banyak debu di karpet. Selain itu, residu sabun yang tertinggal juga sanggup melemahkan serat karpet sehingga memicu karpet enteng robek atau rusak. Sebagai gantinya, coba menggunakan cuka putih untuk mencuci karpet di rumah Anda.

Nah, semoga tips perawatan karpet ini sanggup mendukung Anda bersihkan karpet di rumah Anda ya